ICDX TARGET MASUK 10 BESAR BURSA KOMODITAS DALAM BEBERAPA TAHUN

Friday, 20 July 2018 07:34

ICDX TARGET MASUK 10 BESAR BURSA KOMODITAS DALAM BEBERAPA TAHUN

 

00073345 IQPlus, (20/07) - Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia menargetkan Indonesia pada tahun 2020 bisa masuk ke-10 besar bursa komoditas dunia. Direktur Utama ICDX, Lamon Rutten, mengatakan guna mengejar target tersebut, pihaknya akan mengajak kerjasama dengan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) untuk memproduksi produk-produk baru. Diharapkan target tersebut bisa tercapai dalam kurun waktu dua tahun tercapai. "Indonesia itu negara besar dan target kami bisa jadi 10 besar. Saat ini kami masih di posisi 50 besar," kata dia di Jakarta, kemarin. Adapun target tersebut akan digenjot, antara lain dengan merilis beberapa produk baru, salah satunya GOFX yang akan soft launch pada 30 Juli 2018 mendatang. ICDX juga bakal menelurkan produk dengan kontrak baru, yakni emas, minyak bumi dan forex yang dapat diakses dengan lebih mudah dan aman oleh masyarakat sebagai upaya untuk membantu memperkuat perekonomian Indonesia melalui industri perdagangan berjangka. "Kita akan mulai dengan tiga produk baru, dengan produk emas, minyak bumi, dan beberapa kontrak forex, dan akan kami cek semua sistem bursa, sistem clearing house dan juga sistem pialang," ucap dia. Selain itu, lanjut Lamon, perlu ada sosialisasi dari pemerintah akan pentingnya berinvestasi secara benar dan disahkan oleh regulasi. Diharapkan, pemerintah dapat memberikan informasi agar bisa berinvestasi dengan lebih sehat melalui bursa yang diregulasi. "Kami sebagai bursa tidak bisa untuk menutup pialang illegal tersebut dan itu hanya bisa ditutup oleh pemerintah. Apalagi sudah ada undang-undangnya," tegasnya. Sementara itu, ICDX juga akan menggenjot jumlah transaksinya dari 2.500 per hari menjadi 50.000 lot per hari pada akhir tahun ini. "Angka itu (50 ribu) aebenarnya kecil buat negara sebesar Indonesia," pungkasnya. (end/fu)