BEI AJAK PERUSAHAAN PARIWISATA BALI "GO PUBLIC"

Monday, 16 April 2018 07:17

BEI AJAK PERUSAHAAN PARIWISATA BALI "GO PUBLIC"

 

05071717 IQPlus, (16/04) - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengajak perusahaan lokal di Bali khususnya yang bergerak di sektor pariwisata untuk melakukan penawaran saham kepada masyarakat atau "go public" karena potensi yang besar untuk mendapatkan sumber pendanaan jangka panjang. "Di Bali yang potensial itu berhubungan dengan konsumen dan pariwisata karena untuk komoditi tidak begitu besar," kata Direktur Utama BEI Tito Sulistio setelah membuka kantor baru perwakilan BEI di Denpasar, Minggu. Menurut Tito, sektor pariwisata di Bali juga berbasis kebutuhan konsumen dengan didukung industri yang sudah terbentuk dan dikenal masyarakat. Dia menyebutkan salah satu contoh kawasan seni dan pariwisata di Desa Celuk, Kabupaten Gianyar, yang banyak berdiri perusahaan perhiasan perak. Selain itu juga ada daerah yang terkenal dengan kerajinan seni seperti kawasan Ubud di Kabupaten Gianyar. Begitu juga perusahaan agen perjalanan wisata yang dengan skala besar juga banyak berdiri di Bali sehingga potensi besar untuk melantai di bursa saham. Dia mengungkapkan perusahaan pariwisata itu mulai dari perusahaan jaringan perhotelan, toko modern, kapal pesiar hingga usaha lainnya.(end)