CHINA SETUJUI PENINGKATAN IMPOR SAWIT DARI INDONESIA

Monday, 16 April 2018 07:13

CHINA SETUJUI PENINGKATAN IMPOR SAWIT DARI INDONESIA

 

05071334 IQPlus, (16/04) - Pemerintah China menyetujui peningkatan volume impor kelapa sawit dari Indonesia setelah negara berpenduduk terbesar di dunia itu mengurangi impor kedelai dari Amerika Serikat. "Tadi kita minta kalau butuh sawit, kita tambah lagi. Mereka kelihatannya setuju," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan kepada Antara di Beijing, Sabtu. Dalam rangkaian kunjungan kerja ke China pada 12-14 April 2018, Luhut bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang, Penasihat Pemerintah sekaligus Menteri Luar Negeri Wang Yi, dan sejumlah pejabat Kementerian Perdagangan (Mofcom), Komisi Nasional Pembangunan dan Reformasi (NDRC), Bank Pembangunan China, serta para pengusaha setempat. "Kami harapkan penambahan impor sawit dari Indonesia bisa diumumkan secara resmi oleh PM China saat melakukan kunjungan ke Indonesia pada 6 Mei mendatang," kata Menteri Perindustrian dan Perdagangan pada era pemerintahan Abdurrahman Wahid itu. Menurut dia, kebijakan itu merupakan salah satu langkah Indonesia dalam memanfaatkan perang dagang antara China dan Indonesia. Nilai impor kelapa sawit China dari Indonesia dalam beberapa tahun terakhir mengalami kenaikan secara signifikan. Pada 2016, nilai impor kelapa sawit China dari Indonesia mencapai 3,23 juta ton. Kemudian pada 2017 nilai itu meningkat menjadi 3,73 juta ton.(end)